Jumat, 12 Maret 2021

Teks Nonfiksi

Teks Nonfiksi


Gambar: by Kompas.com

😃Teks nonfiksi adalah karangan yang disusun berdasarkan fakta, realita, atau peristiwa benar-benar terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

 

😃Teks non fiksi tersusun dari beberapa rangkaian peristiwa. Rangkaian peristiwa tersebut terdiri atas beberapa bagian diantaranya pengantar, pemunculan masalah, masalah, dan penyelesaian masalah.

 

😃Teks nonfiksi terdiri atas serangkaian peristiwa yang berurutan. Rangkaian peristiwa dalam teks nonfiksi disebut juga alur.

 

Ø😃  Berikut urutan peristiwa dalam teks nonfiksi.

1.     Pengantar, bagian yang berisi pengenalan tokoh, tempat, situasi, dan waktu.

2.    Pemunculan masalah, bagian yang mengenalkan masalah atau konflik.

3.    Masalah, bagian yang berisi inti masalah atau konflik.

4.    Penyelesaian masalah, bagian yang berisi solusi dan penyelesaian masalah (konflik).

 

Ø😃Urutan peristiwa dalam teks nonfiksi dibedakan menjadi tiga macam berikut.

1.     Urutan pertistiwa berdasarkan waktu terjadinya atau kronologinya.

2.    Urutan pertistiwa berdasarkan hubungan kausalnya/ sebab-akibat.

3.    Urutan pertistiwa berdasarkan tema teks atau bacaan.

 

 

Ciri-Ciri Teks Nonfiksi

1.     ðŸ‘‰Tulisan nonfiksi berupaya mencapai taraf obyektifitas tinggi dan membuat pembaca tertarik

2.    👉 Bahasanya bersifat denotatif dan tidak bermakna ganda

3.    👉 Biasanya berbentuk ilmiah populer seperti skripsi, artikel, makalah dan lainnya.

4.    👉Tulisan nonfiksi menyerukan nalar pikiran para pembaca


Cara Menulis Teks Nonfiksi

Dalam membuat teks nonfiksi, kamu harus memperhatikan beberapa hal berikut ini:

·        1.  Menentukan tema

Sebelum membuat teks nonfiksi, kamu harus terlebih dahulu menentukan tema. Tema sendiri merupakan judul mengenai tulisan yang akan dibuat.

·         2. Merumuskan tujuan

Bagian ini juga cukup penting, karena akan menentukan arah dan jenis yang akan ditulis. Arah atau isi dari nonfiksi sangat dipengaruhi oleh kadar pengetahuan tema yang akan dibahas.

·       3.   Mengumpulkan dan menganalisis data

Hal ini juga perlu diperhatikan, karena akan mempengaruhi kualitas teks nonfiksi. Data yang harus ditulis harus lengkap dan detail. Pengumpulan data bisa dilakukan berbagai cara seperti referensi buku, wawancara, diskusi atau survei.

·         4. Menyusun kerangka karangan

Kerangka karangan merupakan rancangan atau susunan pikiran utama yang terstruktur, yang selanjutnya direalisasikan dengan kalimat-kalimat.

·        5.  Menyusun paragraf

Setelah semuanya selesai selanjutnya menyusun paragraf. Buatlah kaidah paragraf berupa satu kalimat utama dan beberapa kalimat penjelas.

Pembagian Nonfiksi

Nonfiksi dibagi menjadi dua, yaitu:

·         ☝ Nonfiksi murni

Nonfiksi murni merupakan buku yang berisi pengembangan berdasarkan data-data yang otentik.

·         ✌ Nonfiksi kreatif

Nonfiksi kreatif berawal dari data otentik yang kemudian pengembangannya berdasarkan imajinasi, seperti puisi dan novel.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

0 komentar:

Posting Komentar