Teks Nonfiksi
Gambar: by Kompas.com
😃Teks nonfiksi
adalah karangan yang disusun berdasarkan fakta, realita, atau peristiwa
benar-benar terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
😃Teks non
fiksi tersusun dari beberapa rangkaian peristiwa. Rangkaian peristiwa tersebut
terdiri atas beberapa bagian diantaranya pengantar, pemunculan masalah,
masalah, dan penyelesaian masalah.
😃Teks nonfiksi
terdiri atas serangkaian peristiwa yang berurutan. Rangkaian peristiwa dalam
teks nonfiksi disebut juga alur.
Ø😃 Berikut urutan
peristiwa dalam teks nonfiksi.
1.
Pengantar, bagian yang berisi pengenalan tokoh,
tempat, situasi, dan waktu.
2.
Pemunculan masalah, bagian yang mengenalkan
masalah atau konflik.
3.
Masalah, bagian yang berisi inti masalah atau
konflik.
4.
Penyelesaian masalah, bagian yang berisi solusi
dan penyelesaian masalah (konflik).
Ø😃Urutan
peristiwa dalam teks nonfiksi dibedakan menjadi tiga macam berikut.
1.
Urutan pertistiwa berdasarkan waktu terjadinya
atau kronologinya.
2.
Urutan pertistiwa berdasarkan hubungan kausalnya/
sebab-akibat.
3.
Urutan pertistiwa berdasarkan tema teks atau
bacaan.
Ciri-Ciri Teks
Nonfiksi
1. 👉Tulisan nonfiksi berupaya mencapai taraf obyektifitas tinggi dan
membuat pembaca tertarik
2. 👉 Bahasanya bersifat denotatif dan tidak bermakna ganda
3. 👉 Biasanya berbentuk ilmiah populer seperti skripsi, artikel,
makalah dan lainnya.
4. 👉Tulisan nonfiksi menyerukan nalar pikiran para pembaca
Cara Menulis Teks Nonfiksi
Dalam membuat teks nonfiksi, kamu harus
memperhatikan beberapa hal berikut ini:
· 1. Menentukan tema
Sebelum membuat teks nonfiksi, kamu
harus terlebih dahulu menentukan tema. Tema sendiri merupakan judul mengenai
tulisan yang akan dibuat.
· 2. Merumuskan tujuan
Bagian ini juga cukup penting, karena
akan menentukan arah dan jenis yang akan ditulis. Arah atau isi dari nonfiksi
sangat dipengaruhi oleh kadar pengetahuan tema yang akan dibahas.
· 3. Mengumpulkan dan menganalisis data
Hal ini juga perlu diperhatikan, karena
akan mempengaruhi kualitas teks nonfiksi. Data yang harus ditulis harus lengkap
dan detail. Pengumpulan data bisa dilakukan berbagai cara seperti referensi
buku, wawancara, diskusi atau survei.
· 4. Menyusun kerangka karangan
Kerangka karangan merupakan rancangan
atau susunan pikiran utama yang terstruktur, yang selanjutnya direalisasikan
dengan kalimat-kalimat.
· 5. Menyusun paragraf
Setelah semuanya selesai selanjutnya
menyusun paragraf. Buatlah kaidah paragraf berupa satu kalimat utama dan
beberapa kalimat penjelas.
Pembagian Nonfiksi
Nonfiksi dibagi menjadi dua, yaitu:
· ☝ Nonfiksi murni
Nonfiksi murni merupakan buku yang
berisi pengembangan berdasarkan data-data yang otentik.
· ✌ Nonfiksi kreatif
Nonfiksi kreatif berawal dari data
otentik yang kemudian pengembangannya berdasarkan imajinasi, seperti puisi dan
novel.








0 komentar:
Posting Komentar